KESELAMATAN KERJA DI KAPAL PERIKANAN

Image result for kapal ikan1. Apakah Pentingnya Keselamatan Kerja Di Kapal?
Dalam usaha melindungi dan menanggung keselamatans, keamanan dan kenyamanan kerja awak kapal perikanan, maka aspek keselamatan operasional kapal perikanan di laut sangat penting untuk di prioritaskan. Keselamatan dan kesehatan kerja dengan cara spesial mempunyai tujuan untuk menghindar atau kurangi kecelakaan dan mengakibatkan, dan untuk mengamankan kapal, perlengkapan kerja dan product hasil tangkapan. Pada umumnya mesti di ketahui seba-sebab dan pebcegahan pada kecelakaan, perlengkapan, dan prosedur kerjanya di atas kapal. Dengan cara spesial prosedur dan peringatan bahaya pada ruang tahapankegiatan operasi penangkapan butuh dipahami dengan benar oleh semua awak kapaldalam menggerakkan tugasnya.

2. Apakah Komponen terutama dalam Keselamatan Kerja di Kapal Perikanan?
Komponen terutama dalam melindungi keselamatan jiwa dan keselamatan perlengkapan kerja yaitu pengetahuan mengenai pemakaian peralatan keselamatan kerja bagi awak kapal. Pemakaian alat peralatan keselamatan kerja ini sudah diostandarisasi baik dengan cara nasional ataupun internasional, hingga harus dipakai saat akan melakukan aktivitas kerja. Ada banyak jenis peralatankeselamatan kerja, dari mulai pelindung kepala, tubuh sampai kaki sudah disediakan. Dengan hal tersebut kenyamanan kerja pada lingkungan kerja pada lingkungan kerja bisa terwujud, dan kecelakaan yang disebabkan karena aspek kelalaian nmanusia mauppun aspek aspek karena kelelahan bahkan juga kemungkinan yang diakibatkan bisa diperkecil atau dijauhi.

3. Apasaja penyebabnya Kecelakaan di Kapal Perikanan?
Djoyo S, et al (2010). Di Indonesia pendataan kecelakaan kapal penagkap ikan belum dikerjakan terstruktur. Hasil riset di PPP Tegal sario, PPN Pekalongan dan PPS Cilacap pada tiga th. paling akhir (2006-2008) sudah berlangsung 61 kecelakaan fatal (mengakibatkan awak kapal wafat/hilang), sejumlah 68 orang nelayan dari beberapa 58. 919 nelayan aktif.

Setelah itu sekurang-kurangnya ada 5 aspek penyebabnya kecelakaan ABK kapal perikanan, yakni :
1. Rendahnya kesadaran awak kapal mengenai keselamatan kerja pada pelayaran dan aktivitas penagkapan
2. Rendahnya penguasaan kompetensi keselamatan pelayaran dan penagkapan ikan
3. Kapal tak diperlengkapi peralatan keselamatan seperti mestinya
4. Cuaca jelek s4eperti gelombang tinggi dan menanggung derita sakit keras dalam pelayaran
5. Perlengkapan keselamatan dan kelayakan dari kapal/boatseharusnya jadi perhatian juga, baik oleh awak kapal perikanan ataupun pemerintah, intinya pengawas perikanan.

4. Perlengkapan Apa Saja yang Bisa Dipakai Untuk Menanggung Keselamatan Beberapa Pekerja Di Kapal?
a. Pelampung Penolong (life bouy)
– Diameter luar 800 mm dan diameter dalam 400 mm
– Di buat berbahan apung yang menyatu
– Dapat dilempar dari ketinggian 300 M
– Tahan pada minyak atau bahan yang datang dari mminyak
– Memiliki warna yang gampang diliat atau mencolok
– Mesti dinamakan kapal dan pelabuhan induk
– Setiap pelampung mesti diperlengkapi dengan tali berumbai
– Pada tiap-tiap lambung kapal mesti diperlengkapi minimum satu buah pelampung yang diperlengkapi dengan tali penyelamat selama 27, 5 m

b. Jaket atau Rompi Penolong (life jacket)
– Mesti dapat mengangkat muka orang dari di air dan menahan di atas air dengan tubuh terlentang dalam satu pojok miring
– Mesti dapat membalikan tubuh dari semua jenis posisi ke pososi terlentang
– Tahan pada minyak atau bahan yang datang dari minyak
– Memiliki warna yang mencolok
– Enak dipakai
– Mesti gampang dan cepat dipakai (1 menit)
– Memiliki daya apung dan kestabilan yang tinggi
– Mesti diperlengkapi dengan peluit
– Diperlengkapi dengan alat pemantul cahaya

c. Baju Cebur
– Di buat berbahan yang tahan air
– Bisa dipakai berbarengan dengan pakaian penolong
– Bisa dilepaskan dari paket dan dikembalikan tanmpa pertolongan kurun waktu 2 menit
– Tak gampang terbakar atau meleleh terus-menerus sesudah terkurung api sepanjang 2 detik
– Bisa menutupi semua badan terkecuali muka
– Bagian tangan mesti diperlengkapi sarung tangan
– Baju cebur juga diperlengkapi dengan kriteria pakaian penolong
– Apabila baju cebur dipakai orang yang menggunakannya mesti bisa menaiki dan turun tangga vertikal selama minimum 5 m, bisa melakukan pekerjaan sepanjang meninggalkan kapal, melompat dari ketinggian 4, 5 m tanpa ada mengakibatkan kerusakan baju cebur dan melukai si pengguna

d. Fasilitas Pelindung Panas Badan (Thermal Protective Aid)
– Di buat berbahan tahan air dan memiliki daya serap panas yang baik
– Tutup semua tubuh pengguna terkecuali mata
– Gampang digunakan
e. Sepatu Pengaman

Sepatu safety berbahan kulit
– sol anti licin
– tahan terhadap panas dan minyak
– tahan air

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s